Respire (Bernafas)

Respire (Bernafas)

Ini adalah video clip dari penyanyi rap asal Perancis Mickey 3D, yang menurutku skenario dan liriknya bagus banget. Sarat pesan satir mengetuk kesadaran kita agar menjaga kelestarian alam.

RESPIRE (BERNAFAS)

Singer : Mickey 3D 
Songwriters: Najah El Mahmoud / Mickael Furnon / Aurelien Joanin

Mickey 3D Gambar : l’independant.fr

 

Terjemahan Bahasa Indonesianya (silahkan koreksi bagi yang lebih mahir)

Mendekatlah, dengarkan aku, wahai anak kecil.
Aku akan bercerita padamu tentang kisah manusia.

Pada awalnya di dunia ini tidak ada apapun, semua baik-baik saja.
Alam berjalan seperti apa adanya dan tidak ada jalan.
Sampai manusia datang dengan sepatu-sepatu bootnya.
Beberapa tendangan di muka, demi dapatkan rasa hormat. 
Mereka mulai menggambar jalan-jalan satu arah.
Puncak-puncak di dataran pun mulai berlipat-ganda.
Dan semua  elemen dikuasai.
Dalam sekejap mata, sejarah telah dibuat. 
Perlu beberapa waktu sebelum kita mulai berjalan mundur.
Kita bahkan mulai mencemari tanah.

**Reff:

Engkau, bernafaslah,
dan itu tidak perlu dikatakan
Kamu tidak akan mati karena tertawa, 
dan itu adalah sesuatu hal

Beberapa tahun mendatang, kita lah yang bertanggung jawab
karena kalah dalam sebuah permainan
Dan anak cucu kita, hanya akan memiliki sebuah mata di kepala. 
Mereka akan bertanya langsung padamu ,

“Kenapa kamu memiliki dua mata?” 

Dan kamu akan merasa bodoh karenanya. 

Mereka akan bertanya kepadamu,

“Kenapa kalian membiarkan semua ini terjadi?”

Kamu akhirnya hanya mampu membela diri dengan sia-sia,

“Itu bukan salahku, itu salah para pendahulu.”

Tapi tak akan ada seorangpun yang bisa membersihkan dirimu dari tuduhan itu.

Dan kamu akan bercerita pada mereka..

Ada sebuah masa saat dirimu bisa
memakan buah-buahan sambil berbaring di rerumputan, 
Binatang-binatang ada di seluruh penjuru hutan.
Di musim semi, burung-burung akan kembali

**Reff

Yang terburuk dari semua itu, kita semua adalah budak.
Bisa juga disebut pembunuh, namun tidak berdaya.
Melihat pepohonan tanpa merasa bersalah
Harus menyerahkan sebagian kepercayaanmu, patut dikasihani sepenuhnya

Dan, demikianlah anakku, kisah tentang manusia.
Bukan sebuah cerita yang indah.
Kamu tidak lahir (seperti dalam dongeng anak-anak)
Melainkan dari lubang di tanah yang diisi setiap hari seperti limbah

**Reff

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: